Iklan

 


Iklan

Protes Sidang Virtual Pengacara Rizieq

Selasa, 16 Maret 2021, 4:32 PM WIB Last Updated 2021-03-17T04:22:08Z

Koridorindonesia.id - Kasus yang menimpa Habib Rizieq Shihab memasuki babak baru. Pengadilan Negeri Jakarta Timur menggelar sidang perdana, dengan terdakwa Rizieq Shihab pada Selasa (16/3/2021). Kali ini persidangan digelar secara virtual. Hanya majelis hakim, jaksa penuntut dan kuasa hukum saja yang hadir di ruang sidang. Sementara Habib Rizieq menjalani sidang secara online dari kantor Bareskrim Polri. 

 

Tim pengacara Rizieq melakukan aksi protes. Mereka keberatan dengan sidang secara online. Salah satu tim pengacara, Munarman, meminta agar Habib Rizieq dihadirkan dalam ruang persidangan. Alasannya dengan sidang online membuat tim pengacara tidak bisa mendengar apa yang disampaikan terdakwa. 

 

“Kami minta jaksa penuntut umum bertanggung jawab atas hal ini. Mengapa terdakwa tidak bisa dihadirkan ke dalam ruang sidang," kata Munarman. 

 

Begitu juga terdakwa Habib Rizieq juga meminta agar dirinya dihadirkan dalam persidangan. “Saya sepakat dengan apa yang disampaikan penasihat hukum, saya minta dihadirkan di persidangan," kata Rizieq. 

 

Namun permohonan itu di tolak majelis hakim. Ketua majelis hakim Khadwanto menjelaskan bahwa persidangan virtual sudah diatur Peraturan Mahkamah Agung (Perma) mengenai acara peradilan terkait pandemi COVID-19. 

 

“Majelis hakim berpijak pada Perma Nomor 4 Tahun 2020 bahwa persidangan selama pandemi itu dijalankan secara online dan ini sudah berlangsung sejak bulan Juni kalau tidak salah, jadi kita juga tidak bisa mengabaikan fakta itu bahwa sidang online harus dijalankan,”jelas Khadwanto. 

 

Khadwanto menyarankan kalau tim penasihat hukum, ingin mengajukan perubahan disarankan mengajukan melalui permohonan secara resmi kepada majelis hakim. Sebab majelis hakim tidak bisa mengubah jalannya sidang tanpa penetapan. 

 

“Jadi sidang online ini ya mau tidak mau harus kita jalankan. Saya mohon kepada penasihat hukum dan jaksa untuk menghormati acara sidang yang telah kita sepakati bersama," jelasnya. 

 

Namun tim pengacara Rizieq tetap keberatan dengan sidang online. Munarman mengajak tim pengacara lainnya meninggalkan ruang sidang. Begitu juga Habib Rizieq yang berada di Bareskrim Polri pun ikut walk-out. 

"Kami tidak akan mengikuti sidang online," tandas Munarman. 

 

Seperti diketahui, sebelumnya Rizieq ditetapkan tersangka dalam kasus kerumunan massal di Petamburan, Megamedung dan kasus tes swab. Ia dijerat dengan pasal 160 KUHP KUHP tentang hasutan melakukan pidana dan melakukan kekerasan dan 216 KUHP KUHP tentang perbuatan sengaja tidak menuruti perintah pejabat berwenang. . Selain Rizieq, Polisi juga menetapkan lima tersangka lainnya dalam perkara ini. Mereka adalah Haris Ubaidah, Ali Bin Alwi Alatas, Maman Suryadi, Sobri Lubis dan Habib Idrus. Mereka dijerat Pasal 93 Undang-undang Nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.(BW)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Protes Sidang Virtual Pengacara Rizieq

Terkini

Topik Populer

Iklan