Iklan

 


Iklan

IPW Sebut Wapres Ma'ruf Amin Tak Leluasa, Tiga Deputi di Setwapres Masih Kosong

Jumat, 28 Agustus 2020, 1:09 PM WIB Last Updated 2020-08-28T06:09:43Z
Wakil Presiden Ma'ruf Amin dinilai oleh IPW kurang optimal dalam pergerakannya lantaran masih ada pengaruh mantan Wakil Presiden JK di Istana Wapres. Foto : Ist. 
Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) menilai, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla masih memiliki pengaruh di Istana Wakil Presiden. Betapa tidak, dalam keterangannya, IPW menengarai banyak "orang" Jusuf Kalla yang belum digeser.

IPW menilai, hal itulah yang membuat Wapres Maruf Amin bagai burung dalam sangkar yang tidak mampu bereksplorasi tinggi.

Ketua Presidium IPW Neta S. Pane prihatin atas kondisi yang melilit Maruf Amin. Menurut Neta, sejak Maruf Amin dilantik sebagai wapres pada 20 Oktober 2019, baru bisa ditemui oleh tim sukses dan pendukungnya pada 20 Agustus 2020 lalu atau bertepatan dengan hari libur 1 Muharam.

Berdasarkan pernyataan IPW itu, redaksi menelusuri siapa saja pejabat yang berada di lingkaran pertama Wapres Maruf Amin.

Berdasarkan informasi dari website www.wapresri.go.id, Kepala Sekretariat Wakil Presiden (Seswapres) masih dipegang oleh Mohamad Oemar.

Mohamad Oemar adalah Seswapres yang menjabat di era tiga wakil presiden. Dia mulai menjabat Seswapres di tahun 2011 atau saat Boediono menjabat sebagai wapres.

Oemar tetap bertahan sekalipun Wapres Boediono telah habis jabatan dan diganti Jusuf Kalla di tahun 2014. Begitu juga saat JK sudah habis masa jabatan, mantan Duta Besar RI untuk Italia itu masih menjadi Seswapres untuk Maruf Amin di tahun 2019 hingga sekarang.

Selanjutnya, di bagan deputi bidang, ada tiga dari empat deputi yang kosong.

Deputi yang kosong itu adalah Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Ekonomi, Infrastruktur, dan Kemaritiman; Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan; dan Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pemerintahan.

Sementara yang terisi jabatan adalah Deputi Bidang Administrasi yang diduduki Guntur Iman Nefianto.

Dalam laman ini juga disebut sebanyak 8 nama Staf Khusus Wakil Presiden, yaitu Masduki Baidlowi, Muhammad Imam Aziz, Satya Arinanto, Sukriansyah Latief, Robikin Emhas, Mohamad Nasir, Lukmanul Hakim, dan Masykuri Abdillah.

Sedangkan Staf Ahli Wakil Presiden berjumlah 14 orang. Mereka antara lain Saleh Husin, Bambang Widianto, Fadhil Hasan, Noor Marzuki, Farhat Brachma, Buntario Tigris, dan Nurdin Tampubolon.

Selanjutnya, M. Iriawan, Herman Widjojo, Berlin Haporsan Manurung, Andre Sukendra Atmadja, Abdul Rasyid Johan Tedja Surya, dan Iggi Haruman Achsien.

Dari nama-nama itu, lalu siapa "orang-orang" JK yang dimaksud IPW masih ada di lingkaran Istana Wapres? Hingga tulisan ini diturunkan belum disebut oleh IPW siapa pihak yang dimaksud. (RM)
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • IPW Sebut Wapres Ma'ruf Amin Tak Leluasa, Tiga Deputi di Setwapres Masih Kosong

Terkini

Topik Populer

Iklan