• Jelajahi

    Copyright © KORIDOR INDONESIA | SAHABAT INFORMASI ANDA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    www.bizlawnews.id

    Lapas Kabupaten Pati Mengalami Over Kapasitas

    Selasa, 10 Maret 2020, 4:51 AM WIB Last Updated 2020-03-09T21:51:08Z
    https://www.koridorindonesia.id/p/tarif-iklan.html
    https://www.koridorindonesia.id/p/tarif-iklan.html
    Usman,  Kalapas Kelas 2B Pati.
    Pati - Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas 2B Pati Jawa Tengah saat ini menampung sebanyak 471 warga binaan yang ditahan akibat tersandung kasus hukum.

    Jumlah tersebut dianggap melebihi kapasitas dari jumlah standart yang seharusnya hanya bisa menampung sebanyak 114 orang.

    "Saya sudah koordinasi dengan Bupati dan bertemu langsung untuk minta bantuan penambahan blok, karena ada lahan sedikit yang bisa dibangun," ungkap Kepala LP Kelas 2B Pati Usman kepada wartawan Senin (9/3/2020).

    Sesuai petunjuk, lanjutnya, Bupati akan merealisasi pada bulan 3 untuk pembangunan, dan kemarin dari pihak PU juga sudah datang untuk melakukan pengukuran, karena sesuai rencana, apabila dibuat blok, bisa menampung sebanyak 40 sampai 50 orang.

    "Sekarang sudah 80 persen berjalan untuk perbaikannya, dan saya harap nanti bisa sedikit mengurangi jumlah kapasitas yang saat ini melebihi target," katanya.

    Meski begitu, Usman berharap agar Aparat Penegak Hukum (APH) bisa mengirim tahanan ke LP apabila sudah ada keputusan P21, sehingga banyaknya tahanan tidak tertampung secara keseluruhan, meski di LP sendiri sudah ada program PB atau Crash Program atau tahanan yang sudah dibebaskan.

    "Kita tidak ada hak untuk menolak tahanan, tapi saya menghimbau agar APH bisa mengirim setelah P21 saja," harapnya.

    Kenaikan jumlah tahanan terjadi pada akhir dan awal bulan 2020, dan tahanan yang paling banyak masuk rata-rata tersandung kasus judi togel dan judi pilkades (botoh, red).

    "Kita tidak menyalahkan APH, karena itu tugas mereka, cuma saya menghimbau kalau memang bisa ada koordinasi kita minta setelah p21, dari kepolisian ke kejaksaan baru kesini (LP, red)," tandasnya.(WIS)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini