• Jelajahi

    Copyright © KORIDOR INDONESIA | SAHABAT INFORMASI ANDA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    www.bizlawnews.id

    Jemaah Umroh Ke Tanah Suci Baru Dibuka 14 Maret

    Selasa, 03 Maret 2020, 9:00 PM WIB Last Updated 2020-03-03T14:00:18Z
    https://www.koridorindonesia.id/p/tarif-iklan.html
    https://www.koridorindonesia.id/p/tarif-iklan.html
    Kepala Kemenag Pati Imron. Foto: wisnu
    Pati - Pemberangkatan jemaah Umroh ke tanah suci untuk calon jemaah di wilayah Kabupaten Pati dan sekitarnya, sampai saat ini nampaknya masih menjadi keresahan bagi calon jemaah yang akan berangkat.

    Hal itu menyusul lantaran kebijakan dari Pemerintah Arab Saudi yang masih menutup pintu ibadah umroh akibat dampak dari pencegahan virus corona (Covid-19) di Tanah Suci.

    Demikian disampaikan Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Pati Jawa Tengah Imron kepada wartawan Selasa (3/3/2020) di ruang kerjanya.

    Menurutnya, pencegahan itu dilakukan agar seluruh biro Haji dan Umroh di Kabupaten Pati atau diseluruh Indonesia menghentikan atau tidak menerima pendaftaran dulu sambil menunggu informasi lebih lanjut dari pemerintah Arab Saudi.

    "Pemerintah Indonesia sangat merespon kebijakan dari pemerintah arab Saudi secara profesional dan proporsional, karena ini menyangkut dengan stabilitas keamanan dari Arab Saudi," kata Imron.

    Meski begitu, lanjut dia, yang dikhawatirkan adalah jangan sampai kebijakan yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Arab itu disalahgunakan oleh biro-biro untuk mengelola jemaah, padahal dalam aturan yang berlaku secara nasional untuk ibadah umroh masih ditutup atau dipending sampai waktu yang ditetapkan.

    "Kalau distop yang distop, jangan di jadwalkan atau dimanfaatkan oleh biro hanya untuk kepentingan internal, karena ini bisa menjadi resiko, apalagi untuk aturan dan situasi ini sudah disikapi bersama," ungkap Imron.

    Sesuai informasi, untuk kebijakan ibadah umroh dari Pemerintah Arab akan membuka kembali pada 14 Maret 2020, hanya saja itu juga belum bisa ditentukan, karena akan dilihat lagi dengan situasi dan kondisinya.

    "Ini tidak hanya berlaku di Pati atau di seluruh Indonesia, namun di 22 negara, bahwa ibadah umroh semua harus dipending sampai waktu yang ditentukan," jelasnya. (WIS)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini