• Jelajahi

    Copyright © KORIDOR INDONESIA | SAHABAT INFORMASI ANDA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    www.bizlawnews.id

    Ir.Hein Namotemo : Jelas 4 Desa Milik Halut

    Sabtu, 22 Februari 2020, 8:51 PM WIB Last Updated 2020-02-22T13:51:56Z
    https://www.koridorindonesia.id/p/tarif-iklan.html
    https://www.koridorindonesia.id/p/tarif-iklan.html
    Ir. Hein Namotemo, mantan Bupati Halmahera Utara. 
    Halmahera Utara-Konfllik batas wilayah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) dan Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) saat ini telah diputuskan melalui Permendagri No 60 tahun 2019.

    Menyikapi hal tersebut mantan Bupati Halmhera Utara Ir.Hein Namotemo di temui saat mengikuti diskusi bersama mahasiswa di gedung adat Hibualamo, Sabtu (22/02) pagi, mengatakan,  keputusan tersebut berpotensi konflik.

    Namun begitu kata Hein,  dalam setiap UU tentang Pembentukan Suatu Daerah, pengaturannya hanya secara umum. Batas pastinya akan dituangkan dalam keputusan menteri dalam negeri (Mendagri) yang kemudian diterbikan serta dikaitkan dengan otonomi daerah hal ini yang menjadi sumber sengketa.

    Berbicara batas wilayah bukan hanya 6 desa namun mencakup Halmahera Utara secara keseluruhan. Menurut Hein,  untuk itu  Gebernur sebagai wakil pemerintah pusat harus bijak dalam mengambil keputusan.

    Hein juga menyebutkan kasus Desa Tuakara yang dulunya menjadi perdebatan sengit antar kedua wilayah.
    dimana desa tersebut diklaim sebagai wilayah administrasi Pemda Halbar namun lewat pertemuan segitiga pada April 2016 lahirlah Permendagri Nomor 137 tahun 2017 didalamnya menjelaskan Desa Tuakara masuk ke Halut.

    "Permendagri 60 Tahun 2019 yang menyatakan 4  Desa  Akelamo, Tetewang, Bobaneigo dan Desa Akesahu masuk dalam wilayah adminstrisi Pemda Halbar, ini sangat aneh sebut saja Desa Tuakara yang diklaim sebagai Wilayah Halbar pada hal, Desa ini berada di tengah Halut," ungkap Hein.

    Sebagai Bupati dua periode, dirinya optimis 4 desa akan kembali apabila pola pikir seorang pemimpin (Gubernur) bisa berfikir linaer yaitu berfikir lurus, urut, sistematis dan prosedural.(SMI)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini