• Jelajahi

    Copyright © KORIDOR INDONESIA | SAHABAT INFORMASI ANDA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    www.bizlawnews.id

    Polda Jatim Bongkar Investasi Bodong Berbasis Aplikasi

    Minggu, 05 Januari 2020, 9:41 AM WIB Last Updated 2020-01-05T02:41:59Z
    https://www.koridorindonesia.id/p/tarif-iklan.html
    https://www.koridorindonesia.id/p/tarif-iklan.html
    Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan (tengah).  Foto: ist
    Surabaya - Ditreskrimsus Polda Jatim bongkar praktik investasi bodong yang dilakukan sebuah perusahaan yang berkantor di kawasan Sunter, Jakarta Timur.

    Seorang direktur perusahaan berinisial KTM (47) warga Kelapa Gading, Jakarta Utara dan seorang kaki tangannya, FS (52) warga Tambora, Jakarta Barat, telah ditetapkan sebagai tersangka.

    Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan menuturkan, terbongkarnya praktik bisnis curang ini dilakukan oleh pihaknya melalui Patroli Siber Ditreskrimsus Polda Jatim bersama pihak lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

    "Ini semua hasil patroli siber dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). kami bisa mengungkap ini dan kami akan kembangkan terus," ujarnya di Mapolda Jatim, Jumat (3/1/2020).

    Setelah ditelusuri rekam jejak perusahaan yang bernama PT Kam and Kam itu, diketahui baru berdiri delapan bulan lalu.

    Luki mengungkapkan, perusahaan tersebut tak mengantongi izin apa pun terkait legalitas berdirinya perusahaan yang menjalankan praktik investasi berbasis aplikasi android MeMiles.

    "Ini semua tidak ada izinnya, yang jelas itu," jelasnya.

    Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut, ternyata perusahaan tersebut sempat melakukan rekrutmen member secara massal melalui acara pameran di Gedung Istora Senayan, Gelora Tanah Abang, Jakarta Selatan, Jumat (3/11) silam.


    "Di acara itu ada agenda bagikan reward atau bonus pada member dan ada penyampaian dari seorang master, untuk mengajak gabung pakai aplikasi," tuturnya.

    Tak cuma di lokasi itu, ungkap Luki, ternyata pihak perusahaan juga menggelar acara serupa di sebuah hotel di kawasan Waru, Sidoarjo, Jumat (13/12) silam.

    Lalu pihak Anggota Subdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim melakukan penangkapan terhadap direktur dan seorang kaki tangan kepercayaannya.(Kontan)



    Komentar

    Tampilkan

    Terkini