Iklan

 


Iklan

Anggota DPRD DKI Jakarta Ajak Semua Pihak Cegah Banjir Rob

Jumat, 10 Januari 2020, 9:00 PM WIB Last Updated 2020-01-11T00:48:07Z


JAKARTA- Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta melakukan peninjauan ke Proyek Pembangunan Pengamanan Pantai Tahap 3 di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara. Hadir dalam peninjauan itu  Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohammad Taufik dan anggota DPRD DKI Jakarta daerah pemilihan Jakarta Utara. Fraksi Demokrat diwakili Neneng Hasanah, Fraksi Gerindra oleh S Andyka, dan Fraksi Nasdem oleh Hasan Basri Umar. Mereka didampingi langsung oleh Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Juaini Jusuf.

Saat melakukan peninjauan itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohammad Taufik  meminta agar pihak swasta turut berperan dalam pencegahan banjir rob di Jakarta."Nanti kita akan panggil perusahaan yang ada di sepanjang pesisir ini, seperti Nizam Zaman, perusahaan swasta dan Kementerian terkait, baik Kementerian Kelautan dan Perikanan atau Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat," ujar Taufik.

Menurut Taufik, peninjauan ini dilakukan untuk memastikan upaya antisipasi terhadap potensi terjadinya rob bisa dilakukan dengan maksimal. "Kami dari Legislatif ingin agar tanggul-tanggul yang bocor bisa segera dilakukan perbaikan," katanya.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta baik Eksekutif bersama Legislatif harus memastikan keamanan warga yang rentan terkena banjir rob. Untuk itu, pihaknya meminta pihak terkait, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pihak swasta turut andil memberikan solusi atas rawannya banjir rob di Jakarta.

"Kami rencanakan pertemuan itu sudah bisa terealisasi pekan depan. Masalah-masalah di lapangan perlu kita selesaikan bersama," ucapnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Juani Yusuf mengatakan, pihaknya sudah bergerak cepat untuk melakukan langkah antisipatif menyikapi pasang air laut sebagaimana diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

"Kami sudah dalam proses perbaikan tanggul bocor yang menjadi kewenangan Pemprov DKI. Selain itu, pompa-pompa mobile juga kita siagakan di delapan titik rawan untuk mengantisipasi genangan di wilayah permukiman," ungkapnya.

Ia menambahkan, kondisi sejauh ini masih kondusif. Namun, jika diperlukan, baik kebutuhan pompa maupun personel akan dilakukan penambahan.

"Saat ini di tiap lokasi rawan genangan rob kita siapkan dua hingga tiga pompa mobile di Sudin SDA Jakarta Utara. Kalau ada kebutuhan mendesak kita akan lakukan penambahan dari wilayah lain, termasuk petugas," tandasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengaku telah menyiapkan antisipasi hujan dan antisipasi peningkatan permukaan air laut yang saat ini mulai mengalami peningkatan. Menurutnya, sejumlah pompa mobile telah dikerahkan ke sisi Utara Jakarta agar kemunculan banjir rob bisa diantisipasi sedini mungkin.

"Jadi, pompa mobile kita itu digerakan ke sekitar pesisir untuk membantu bila ternyata muncul rob sehingga bisa dialirkan. Begitu juga dengan antisipasi hujan. Antisipasi itu kita bangun pos-pos sampai di level kelurahan sehingga sampai level kelurahan, kita punya sumber daya manusia yang langsung merespons bila di kelurahan itu mulai terjadi genangan, sehingga baru fase genangan sudah langsung direspons," tegasnya.**
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Anggota DPRD DKI Jakarta Ajak Semua Pihak Cegah Banjir Rob

Terkini

Topik Populer

Iklan