• Jelajahi

    Copyright © KORIDOR INDONESIA | SAHABAT INFORMASI ANDA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    www.bizlawnews.id

    Menyambut Hari Guru 2019, Jangan Bebani Guru dengan Birokrasi dan Regulasi

    Minggu, 24 November 2019, 2:52 PM WIB Last Updated 2019-11-24T07:52:26Z
    https://www.koridorindonesia.id/p/tarif-iklan.html
    https://www.koridorindonesia.id/p/tarif-iklan.html
    Mendikbud Nadiem Makarim. Guru jangan dibebani dengan birokrasi dan regulasi. 
    Jakarta-Senin, 25 November besok diperingati sebagai Hari Guru. Di dunia maya, sedang viral pidato untuk guru dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim sebanyak 2 halaman. Mantan bos Gojek itu menulis sendiri naskah pidatonya.

    Pada acara Mata Najwa On Stage yang digelar di UTC Semarang hari Sabtu (23/11) malam. Najwa bertanya soal surat untuk guru yang viral itu, Nadiem pun menjawab sebagai generasi muda, ia lebih suka dengan yang apa adanya untuk disampaikan.

    "Saya lebih suka diberikan kejujuran tentang kenyataan," kata Nadiem di acara bertema 'Muda Berkuasa' itu.

    Maka Nadiem mengubah sambutan yang menurutnya sangat formal dan panjang dan menuliskan isi hatinya. Meski demikian Nadiem memastikan jika substansi dari sambutan hari guru itu tetap sama.

    "Substansinya masih. Saya ganti dan tulis sendiri," pungkasnya.

    Menurut Nadiem guru banyak yang terganggu dengan birokrasi dan regulasi sehingga tugas pokoknya sebagai pengajar tidak bisa berkembang.

    "Betapa ribetnya birokrasi, sekat-sekat regulasi seolah dimana tugas pokok guru terganggu sehingga tidak bisa melakukan pembelajaran," katanya.

    Dalam pidato Nadiem terdapat kutipan "Anda ingin setiap murid terinspirasi, tetapi Anda tidak diberi kepercayaan untuk berinovasi". Najwa pun menanyakan hal itu.

    "Guru, mereka itu tahu solusi untuk muridnya tapi tidak diberi kepercayaan berinovasi," tegas Nadiem.

    Ia berharap ke depannya guru diberi kesempatan berinovasi dan siswa jadi menikmati proses belajar. Nadiem juga menyuarakan agar para orangtua turut andil dalam pendidikan putra putri mereka.

    "Membuat murid merasa oh saya bisa ya, itu esensinya," pungkas Nadiem.

    Namun dalam sesi yang berbeda Nadiem mengatakan belum bisa memberikan detail kebijakannya untuk dunia pendidikan dan guru di Indonesia.

    "Mungkin saya belum siap memberikan detailnya," tandas Nadiem.(DTC/REP8)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini