• Jelajahi

    Copyright © KORIDOR INDONESIA | SAHABAT INFORMASI ANDA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    www.bizlawnews.id

    Buntut Penganiayaan Supporter Timnas Indonesia di Malaysia, Laskar Merah Putih Datangi Kedubes Malaysia

    Kamis, 28 November 2019, 2:34 PM WIB Last Updated 2019-11-28T07:34:05Z
    https://www.koridorindonesia.id/p/tarif-iklan.html
    https://www.koridorindonesia.id/p/tarif-iklan.html
    H. Ade F. Manurung, SH, Ketua Markas Besar LMP. Foto : derapfakta.
    Jakarta - Rabu (27/11) ini, aksi massa digelar di depan Kedutaan Besar Malaysia di Jalan H.R. Rasuna Said Kuningan, Jakarta Selatan. Massa berpakaian loreng-loreng itu mengutuk keras atas tindakan anarkis terhadap supporter Timnas Indonesia saat mendukung tim kesayangannya di Malaysia beberapa waktu lalu.

    Massa itu berasal dari organisasi massa Laskar Merah Putih (LMP). Mereka membentangkan spanduk bertuliskan, "Laskar Merah Putih mengecam keras aksi brutal suporter Malaysia terhadap saudara kami suporter Timnas Indonesia!".

    Haris Chandra, Wakil Penanggung Jawab Aksi, mengatakan demo hari ini menuntut agar Menpora Malaysia Syed Saddiq mengakui adanya aksi penganiayaan terhadap suporter Indonesia. Haris meminta kasus penganiayaan ini jangan digiring ke isu lain.

    "Mereka tidak mengakui bahkan menggiring ke kasus perampokan dan penganiayaan. Kami tidak menerima itu bahwa hal tersebut merupakan tindakan asli yang diterima suporter kami di sana," kata Haris dengan berapi-api.

    Pihak Kedutaan Besar Malaysia sepertinya cukup kooperatif terhadap aksi ini. Mereka mengundang perwakilan massa untuk masuk ke Kedutaan Besar Malaysia untuk berdialog dan mediasi.

    "Untuk saat ini perwakilan kami telah masuk ke dalam dan telah diterima dengan baik, mungkin akan terjadi beberapa mediasi di dalam yang mana diwakili ketua kami, H Ade F Manurung (Ketua Markas Besar LMP,-red) yang sedang berada di dalam juga, ketua markas daerah Banten, ketua markas daerah DKI Jakarta, Ketua Harian Laskar Merah Putih Burhan Saidi, dan juga Panglima Markas Besar Laskar Merah Putih, Abang Daruli," ujar Haris kepada wartawan.

    Aksi itu dimulai sekitar pukul 13.00 WIB dan mereka membubarkan diri sekitar pukul 14.00 WIB. (Rep8)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini