• Jelajahi

    Copyright © KORIDOR INDONESIA | SAHABAT INFORMASI ANDA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    www.bizlawnews.id

    Anggaran DD Tahap III Desa Cabean Diduga Tak Tepat Sasaran

    Senin, 18 November 2019, 10:26 PM WIB Last Updated 2019-11-22T15:26:42Z
    https://www.koridorindonesia.id/p/tarif-iklan.html
    https://www.koridorindonesia.id/p/tarif-iklan.html
    Penggunaan Dana Desa diduga tidak tepat sasaran. Foto : Hendro
    Rembang-Pencairan Dana Desa (DD) tahap III di Desa Cabean Kecamatan Bulu Kabupaten Rembang Jawa Tengah yang sudah dicairkan sejak (11/10/2019)  lalu nampaknya belum juga digunakan untuk pembangunan fisik oleh Kepala Desa (Kades) Cabean Siti Rif'ah.

    Banyak masyarakat  berasumsi bahwa anggaran tersebut diduga diendapkan di kantong pribadi Kades  lantaran bertepatan dengan pelaksanaan dengan agenda Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang dilaksanakan secara serentak di wilayah Rembang.

    Data yang dihimpun, Anggaran DD tahap III ditunda oleh Kades karena menjelang pelaksanaan Pilkades, apalagi banyak opini publik menganggap adanya salah satu calon Kades yang masih ada hubungan saudara dengan Kepala Desa, sehingga anggaran DD yang sudah dicairkan itu digunakan dulu untuk agenda Pilkades.

    "Kenapa dana setelah cair tidak langsung dilaksanakan pembangunan malah dana mengendap di kantong kepala desa, atau jangan-jangan anggaran itu disumbang untuk pelaksanaan Pilkades, oleh saudara Kades," ungkap salah satu masyarakat Desa Cabean yang enggan di publikasikan Senin (19/11/2019).

    Ditemui Terpisah, Tim TPK Desa Cabean Sutaji ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa dana desa untuk tahap III memang sudah dicairkan, dan dibawa oleh kepala desa, bahkan  sampai saat ini juga belum ada perintah dari Kades untuk pelaksanaan pembangunan fisik, padahal biasanya setelah dilakukan pencairan DD, paling lambat 15 hari harus di laksanakan pembangunan.

    "Dari pendamping desa dari kecamatan Bulu sudah pernah mengingatkan, bahwa setelah pencairan agar segera melaksanakan pembangunan untuk fisik, paling lambat 2 minggu setelah dana cair, tetapi itu tidak di anggap oleh Kades, bahkan saya juga di suruh mundur oleh kades  dari TPK, dengan alasan saya mencalonkan diri," kata Sutaji.

    Hal senada juga disampaikan Bendahara Desa Cabean Zaenal Abidin. Menurutnya, Pencairan DD desa Cabean sudah dilakukan bersama Kades sebesar Rp 326 juta lebih, hanya saja setelah pencairan, uang tersebut langsung dibawa oleh Kades.

    "Saya bersama Kades sudah mencairkan DD tahap III, namun uangnya langsung dibawa oleh Kades, dan sampai saat ini belum ada tanda-tanda untuk pembangunan fisik," ungkapnya.

    Sementara Kepala Desa Cabean Siti Rif'ah ketika hendak dikonfirmasi di kantornya tidak ada ditempat."Kades tidak ada di tempat, dan kami tidak tahu sekarang beliau (Kades, red)  dimana," jelas salah satu staf desa cabean. (HD).
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini