Iklan

https://www.koridorindonesia.id/p/tarif-iklan.html

Iklan

KSOP Kumai Kembangkan Peduli Lingkungan Dan Keselamatan Pelayaran

Senin, 08 Oktober 2018, 5:57 AM WIB Last Updated 2019-09-03T05:23:49Z

Kumai (wartalogistik.com) – Jajaran KSOP (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan) Kumai, Kalimantan Tengah bangkitkan semangat peduli lingkungan dan berlayar dengan aman. Hasilnya   berlangsung kegiatan menanam pohon bakau (mangrove) sebanyak 590 batang di Pantai Kubu dan pensertifikasian kapal ikan berbobot dibawah 7 GT.

Kegiatan penanaman pohon itu langsung dilakukan Kepala KSOP Kumai Capt. Wahyu Prihanto bersama  mitranya disaksikan rombongan wartawan dari Kementerian Perhubunan (Forwahub) yang melakukan kegiatan Pres Tour ke Pelabuhan Panglima Atas Kumai.

“Selain menjalankan tugas, kami juga mengajak pengguna jasa dan mitra instansi pemerintah lainnya untuk menjaga dan melestarikan ingkungan maritim,” kata Kepala KSOP Kelas IV Kumai, Capt. Wahyu Prihanto dalam sambutannya sebelum menanam pohon di Pantai Kubu, Minggu (7/10).

Dikatakan juga, selain menjalankan tugas pelayanan dalam bidang keselamatan pelayaran, pihaknya juga menyosialisasikan pentingnya lingkugan yang lestari terutama lingkungan maritim. Atas kegiatan yang selama ini berlangsung, kini dilakukan kegiatan menanam pohon. Penanaman pohon bakau ini merupakan dukungan dari sejumlah pengguna jasa dan mitra instansi pemerintah.

“Jadi kegiatan menanam pohon ini terlaksana dengan adanya dukungan dari pengguna jasa, mitra seperti TNI dan Poli serta masyarakat yang ada di daerah ini,” tegas Capt Wahyu.

Wahyu berharap, penanaman mangrove ini dapat menjaga dan melestarikan lingkungan maritim  dan bisa dilakukan oleh pihak lainnya selanjutnya.

Selain  itu kegiatan lainnya yang dilakukan  berupa peningkatan keselamatan pelayaran pada kapal-kapal yang keluar masuk Pelabuhan Kumai. Bentuk kegiatannya, melakukan pengukuran pada kapal kecil maupun besar yang standar kelaiklautannya diluar ketentuan konvensi internasional tentang pelayaran, seperti pada kapal-kapal tradisional untuk wisata dan kapal ikan.

“Kegiatan pengukuran dan memberikan sertifikat pas besar dan pas kecil sudah dilakukan, dan akan berlanjut terus pada kapal-kapal yang belum diukur dan mendapatkan pas besar dan pas kecil” ungkap Capt. Wahyu.

Kepala Bagian Humas dan Organisasi Ditjen Hubla, Kemenhub Gusrional yang hadir pada kegiatan penanaman pohon bakau itu memberi penghargaan yang tinggi atas kegiatan yang dilakukan pihak KSOP Kumai, karena apa yang diupayakannya itu mendukung terciptanya kelangsungan kegiatan pelayaran di lingkungan kerjanya berkembang.

“Kegiatan pelayaran itu juga melingkupi aspek keselamatan pelayaran dan perlindungan maritim,” kata Gusrional.

Forwahub bersama Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalukan Press Tour dan sekaligus sosialisasi keselamatan pelayaran di Kumai, Kota Waringin Barat, Kalimantan Tengah selama 3 hari, yakni sejak hari ini, Minggu hingga Selasa (7-9/10).

Hadir pada saat penanaman mangrove tersebut Kasubdit Sarana dan Prasarana Direktorat KPLP Zulistian, Kepala Distrik Navigasi Kelas II Banjarmasin Kalimantan Selatan Abdul Kasim Tualeka, Kasubag Humas Ditjen Hubla Wisnu Wardana, Kepala Seksi Keselamatan Kapal Capt. Ari Bowo, dan stakeholder terkait. (Abu Bakar)



Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • KSOP Kumai Kembangkan Peduli Lingkungan Dan Keselamatan Pelayaran

Terkini

Topik Populer

Iklan