• Jelajahi

    Copyright © KORIDOR INDONESIA | SAHABAT INFORMASI ANDA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    www.bizlawnews.id

    Pembangunan Yes, Tapi Masyarakat Minta Terlibat Di Pelabuhan Patimban

    Minggu, 23 September 2018, 1:04 PM WIB Last Updated 2019-09-03T05:23:51Z
    https://www.koridorindonesia.id/p/tarif-iklan.html
    https://www.koridorindonesia.id/p/tarif-iklan.html

    JAKARTA  - Masyarakat Kabupaten Subang, Jawa Barat,  khususnya yang bertempat di sekitar pantai yang akan dibangun pelabuhan sepakat untuk mendukung adanya pembangunan Pelabuhan Patimban. Namun, masyarakat setempat berharap pembangunan Pelabuhan Patimban ke depan dapat melibatkan warga sekitar sehingga akan meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian warga di wilayah Kabupaten Subang.

    Demikian salah satu kesimpulan saat Komisi V DPR RI beserta rombongan melakukan kunjungan kerja ke lokasi pembangunan Pelabuhan Patimban Subang, Jum’at  (21/9).

    Rombongan Komisi V DPR RI yang dipimpin oleh Wakil Ketua Ir. H. Sigit Sosiantomo yang didampingi oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R. Agus H. Purnomo langsung melakukan pertemuan dengan para pemangku kepentingan untuk pembangunan pelabuhan Patimban antara lain Plt. Bupati Subang Atin Rusnatim, Camat Pusaka Negara Ela Nurlela, Kanwil BPN Jawa Barat dan Paguyuban Tani Berkah Jaya Patimban.

    Menurut Wakil Ketua Komisi V DPR Sigit, kunjungan kerja ke Pelabuhan Patimban selain ingin melihat secara langsung proses pembangunan pelabuhan Patimban juga untuk mendapatkan masukan dari semua pihak, baik dari pemerintah pusat, Pemerintah Daerah maupun masyarakat sekitar pelabuhan terkait permasalahan yang ada dalam proses pembangunan pelabuhan Patimban.

    "Tadi sudah didengar langsung bahwa warga Kabupaten Subang secara tegas mendukung penuh pembangunan Pelabuhan Internasional Patimban yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional. Mereka hanya butuh kepastian agar Pemerintah bisa memberikan keadilan dan meningkatkan kesejahteraan dengan dibangunnya Pelabuhan Patimban ini," ujar Sigit.

    Adapun usulan dari Paguyuban Tani Berkah Jaya terkait masalah ganti rugi tanah lahan warga untuk area sarana penunjang (Backup Area) yang belum terealisasi,  Komisi V DPR RI berjanji akan membantu mediasi masyarakat Desa Kalentambo dan Desa Patimban, Kecamatan Pusakanegara, Kabupaten Subang dengan pihak-pihak yang terkait dalam rangka menjamin kepastian dan keadilan terhadap hak-hak mereka yang harus diperoleh.

    “Komisi V DPR RI menegaskan, bahwa seluruh pemangku kepentingan sepakat  mendukung pembangunan pelabuhan Patimban, karena menyangkut kepentingan dan masa depan masyarakat Kabupaten Subang ke depan. Masyarakat Subang hanya ingin keadilan dan hak mereka terpenuhi dengan nilai yang wajar," ujar Sigit.

    Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, R. Agus H. Purnomo dalam paparannya mengatakan bahwa  pembangunan Pelabuhan Patimban bertujuan untuk mengurangi biaya logistik dengan mendekatkan pusat produksi dengan pelabuhan, memperkuat ketahanan ekonomi, mengurangi tingkat kemacetan lalu lintas kendaraan serta menjamin keselamatan pelayaran termasuk area eksplorasi migas.

    “Pembangunan Pelabuhan Patimban akan dilaksanakan dalam 3 (tiga) Tahap.  Pada Tahap pertama, Pelabuhan Patimban direncanakan akan dapat melayani sekitar 3.5 Juta peti kemas (TEUS) dan 600.000 kendaraan bermotor (CBU). Pada Tahap kedua, kapasitas pelayanan akan meningkat menjadi 5.5 Juta TEUS dan pada Tahap ketiga  akan meningkat kembali hingga 7.5 Juta Teus," papar Dirjen Agus.

    Menurut Dirjen Agus, pembangunan Pelabuhan Patimban saat ini terus dilakukan dan targetnya akan mulai dioperasikan pada tahun 2019.

    "Nantinya Pelabuhan Patimban akan melayani jenis muatan Peti Kemas dan Kendaraan Bermotor yang diangkut menggunakan kapal ferry Ro-Ro. Pelabuhan Patimban juga akan didukung area sarana penunjang (Backup Area) untuk mendukung efisiensi logistik dari dan ke Pelabuhan Patimban seluas 356 Ha," ujar Dirjen Agus. (Abu Bakar)


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini