• Jelajahi

    Copyright © KORIDOR INDONESIA | SAHABAT INFORMASI ANDA
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    www.bizlawnews.id

    Jajaran KSOP Kepulauan Seribu Komitmen Awasi Penerapan ISPS Code

    Jumat, 28 September 2018, 7:38 AM WIB Last Updated 2019-09-03T05:23:50Z
    https://www.koridorindonesia.id/p/tarif-iklan.html
    https://www.koridorindonesia.id/p/tarif-iklan.html

    JAKARTA – Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kepulauan Seribu  terus menjalankan pengawasan atas pelaksanaan penerapan ISPS (International Safety  Portfasilities Security (ISPS)   Code pada terminal khusus ( tersus ) di lingkungan kerjanya.

    Ketegasan itu disampaikan Kepala KSOP Kepulauan Seribu, Syarif Bustaman S. Sos, MM terkait pentingnya penerapan standar keselamatan berskala internasional pada fasilitas terminal khusus yang menjadi tempat eksplorasi maupun penimbunan bahan bakar di lingkungan kerjanya.

    “Petugas kami akan melakukan pengawasan terhadap penerapan ISPS Code. Jika ada yang belum menjalankan ketentuan sebagaimana yang dipersyaratkan sebagai pihak pengelola terminal khusus yang  comply  ISPS Code, maka kami arahkan untuk melaksanakannya,” kata Syarif Bustaman, yang juga selaku PSC (Port State Control ) ISPS Code di lingkungan kerjanya seusai mengikuti table top (praktek terbatas di ruangan) atas Tersus Migas Pertamina SPM Soekarno – Hatta, di Cengkareng, yang dihubungi melalui telepon seluler,  Selasa (25/9).

    Apa yang diungkapkan Kepala KSOP Kepulauan Seribu memang nyata. Dari catatan wartalogistik.com, sampai saat ini seluruh tersus yang ada di lingkugan kerja KSOP Kepulauan Seribu  menjalankan kewajibannya sebagai terminal yang sudah comply dengan ISPS Code, seperti yang dilakukan Pertamina  ini dengna melakukan kegiatan table top atas Tersus Migas Pertamina SPM Soekarno – Hatta ini. Ada lima tersus di Kepulauan Seribu diantaranya tarsus Widuri, Cinta, Arjuna.

    “Salah satu tugas PSC adalah melaksanakan pemeriksaan rutin terkait implementasi ISPS Code terhadap fasilitas pelabuhan yang berada dibawah koordinasinya,” ungkap Syarif Bustaman.

    Syarif Bustaman juga menyatakan, pentingnya pengelola terminal khusus untuk menjalankan kegiatan pasca diberikannya sertifikat Comply ISPS Code (SoCPF/ Stateman of Compliance of a Port Fasility)  sebagai terminal khusus yang sudah menerapkan ISPS Code adalah agar keamanan dan keselamatan di terminal khusus tetap terjaga sesuai standar setiap saat.

    Selain itu juga, tambahnya,  untuk menjamin terciptanya kesiapan semua unsur pengamanan untuk waspada dan mampu setiap saat mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi terkait dari kegiatan yang berlangsung di tersus tersebut.

    “Jika tidak dilakukan kegiatan-kegiatan sebagaimana yang dipersyaratkan setelah comply ISPS Code, bagaimana bisa diketahui kesiapan unsur yang terlibat dalam pengamanan itu, mulai dari kesiapan petugas, peralatan dan prosedur pengamanan yang ada,” tegasnya.

    Jadi, katanya lagi, jajarannya akan selalu mengawasi terminal khusus dalam kegiatannya terkait dengan pengamanan dan keselamatan yang menjadi kewenangannya.

    “Tentunya dengan berkordinasi dengna unsur penegak hukum lainnya yang terkait dalam kegiatan itu,” ujar Syarif.

    Ditambahkan juga setelah berlangsung table top pada Tersus Migas Pertamina SPM Soekarno – Hatta yang , selanjutnya akan dilakukan gelaran praktek di lokasi tersus.  (Abu  Bakar).



    Komentar

    Tampilkan

    Terkini