Iklan

 


Iklan

160 Nelayan Karangantu Raih SKK dan BST KLM

Rabu, 05 September 2018, 1:07 AM WIB Last Updated 2019-09-03T05:23:59Z

Jakarta – Sinerji empat  instansi pemerintah berhasil memberdayakan masyarakat. Hal itu berlangsung ketika Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Muara Baru, Dinas Kelautan dan Perikanan (KP) Propinsi Banten, Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Tangerang, Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Serang  menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat (DPM) untuk para nelayan dalam rangka perolehan sertifikat SKK 30/60 Mil dan BST KLM.


Hasilnya sebanyak 160 nelayan di kawasan perairan Karangantu, Serang, Banten berhasil memperoleh sertifikat keahlian dan keterampilan untuk bekerja di kapal ikan perairan terbatas 30/60 Mil. Kegiatan diklat berlangsung dari tanggal 29 sampai 31 Agustus di Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Serang, Banten.

“Kegiatan ini merupakan upaya pemerintah untuk mendukung masyarakat bekerja dengan keahlian dan keterampilan serta dokumen yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan pelayaran ( UU No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran,” kata Kepala Petugas Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli, Kantor KSOP Muara Baru, Capt. Isa Amsari yang mewakili Kepala KSOP Muara Baru Eidy  Sutrisno Hadji Jafar,  ketika memberi sambutan pada diklat itu.

Dalam acara pembukaan hadir dari pihak Dinas KP Propinsi Banten, Yudi Heriawan, Kepala Sekolah Tinggi Perikanan, Nasirin, dari pihak BP2IP Tangerang, Anicitus Agung.

Menurut Capt. Isa Amsari, kegiatan pemberdayaan masyarakat merupakan upaya pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan, melalui program yang dibuat Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP). Melalui program dari BPSDMP itu yang dilaksananakan pihak BP2IP Tangerang, pihak Kantor KSOP Muara baru bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten serta pihak STP Serang  menindaklanjuti untuk berlangsungnya kegiatan diklat pada para nelayan tersebut.

Masing-masing pihak  dalam sinerji itu memiliki perannya. Pendanaan berasal dari program DPM dari pihak BP2IP Tangerang sekaligus  penyelenggara diklat dan menerbitkan  sertifikat BST – KLM, Dinas KP Propinsi Banten menyiapkan peserta nelayan, STP Serang menyiapkan tempat diklat, Kantor KSOP Muara Baru  mengisi materi diklat dan menerbitkan sertifikatnya SKK 30/60 Mil.

Dikatakan juga, diklat ini penting mengingat saat ini sedang dilakukan penataan pada nelayan yang menggunakan kapal mengenai kelengkapan dokumen keahlian dan keterampilannya oleh aparatur negera di laut, maka pemerintah yang selama ini membina nelayan seperti Dinas Kelautan dan Perikanan Propinsi Banten berupaya agar nelayan yang dibinanya aman dan selamat selama  di laut dengan kepemilikan keahlian dan keterampilan maupun memiliki dokumen untuk berada di kapal.

“Jadi mereka bisa bekerja di laut pada kapal yang sesuai dengan sertifikat keahlian dan keterampilan yang dimiliki (SKK 30/60 dan BST KLM) dengan tenang. Tidak lagi khawatir jika adanya pemeriksanaan kelengkapan dokumen, karena mereka sudah memilikinya,” ungkap Capt. Isa Amsari.  (Abu Bakar)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • 160 Nelayan Karangantu Raih SKK dan BST KLM

Terkini

Topik Populer

Iklan